Filologi: Bahasa Minahasa Bernilai Tinggi, Mengapa Ditinggalkan?
Makin ditelusuri dalam pelbagai referensi lama, tesis Boseke terkait leluhur Minahasa makin terverifikasi! Beberapa ahli dulu ternyata telah memuat pelbagai dokumentasi baik catatan etnografis maupun berdasarkan penelitian, yang mendukung tesis dengan bukti temuan yg sangat sulit dibantah. Secara khusus temuan bahasa Minahasa sebagai bahasa dengan nilai susastra tinggi itu makin tersingkap. Secara filologi atau ilmu tentang bahasa kuno, bahasa Minahasa adalah bahasa sastra klasik dari budaya agung Han (Weliam H. Boseke), yang diusulkan Dr. Benni E. Matindas disebut bahasa etik! Peneliti bahasa Minahasa asal Eropa, Dr. Adriani, pernah menyesalkan bahwa orang Minahasa meninggalkan bahasa leluhur yg mempunyai filologi yang tinggi. Orang Minahasa pernah melihat bahasa Melayu sebagai jalan menuju kemajuan dalam pergaulan di Nusantara, lalu kembali ke bahasa Belanda untuk maju dalam ilmu pengetahuan, tapi sebenarnya mereka sudah punya bahasa leluhur sendiri yang sedemikian t...